SLB ABCD Kuncup Mas
Gang Sudirman No. 46 RT.02/RW.01 Sudagaran
Banyumas - Indonesia
Tlp. (+62 281)-7620392
Fax. (+62 281)-796175
 
 
 
:: SLB ABCD Kuncup Mas Banyumas - BERBUNGA (Bersih Elok Rapi Berbudaya Universal Nyaman Gembira Aman) ::
 

MC Marno: Sejak Awal, Ini Kerja Sosial....

MENGABDIKAN hidup untuk mengurusi pendidikan anak-anak cacat merupakan hal yang jarang dilakukan orang. Dari sedikit orang yang melakukan itu kita dapat menyebut nama Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Kuncup Mas, Banyumas, MC Marno (67).

Tidak tanggung-tanggung, kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak cacat telah dilakukannya lebih dari 40 tahun.

Saya menjadi guru anak-anak cacat mulai tahun 1962. Saat itu saya hanya menjadi pengajar saja, kata MC Marno ketika ditemui.

Dia mengatakan, profesi sebagai guru anak-anak cacat diawali ketika mengajar di SLB Wonosobo tahun 1962. Setelah dua belas tahun mengajar di tempat tersebut, tahun 1974 dia pindah mengajar di SLB Purwokerto.

Di SLB Purwokerto dia mengajar selama sembilan belas tahun. Pada tahun 1993 lelaki asal Purworejo itu berinisiatif mendirikan SLB lain di Banyumas.

Pikiran saya saat itu hanya bagaimana memenuhi tuntutan orang tua agar anak mereka yang cacat dapat belajar, tambahnya.

Saat akan menentukan di mana akan mendirikan SLB baru, lelaki tersebut mempertimbangkan letak geografis. Dia menginginkan letak SLB baru nanti harus mampu dijangkau oleh masyarakat yang jauh dari SLB Purwokerto agar terjadi pemerataan wilayah. Karena itu, dengan bulat hati lelaki itu memutuskan mendirikan SLB di Banyumas, tepatnya di Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas, dengan nama SLB Kuncup Mas. Di SLB baru itu dia menjadi kepala sekolah sekaligus tenaga pengajar.

Awalnya, MC Marno menyewa salah satu kios di lingkungan stasiun Kejawar. Untuk menyewa petak kios ukuran 3x4 m tersebut, lelaki itu rela merogoh kantong sendiri sebesar Rp 180.000 per bulan. Saat itu, tambahnya, jumlah siswa SLB Kuncup Mas hanya delapan anak. Sejalan dengan bertambahnya waktu, anak-anak cacat yang disekolahkan di SLB tersebut terus bertambah tiap tahun.

Saat itu saya bingung di mana saya menaruh murid-murid saya itu karena ruangannya sempit, ungkapnya.

Dipinjami

Untunglah, saat itu, tahun 1995, Lurah Desa Kejawar mau berbaik hati. Oleh lurah tersebut MC Marno dipinjami secara gratis sebuah ruang berukuran 4x11 m agar digunakan sebagai sekolah bagi muridnya yang sudah bertambah menjadi 32 siswa.

Untuk menjalankan SLB yang baru itu, dia harus pandai berhitung. Sebab, berbeda dengan sekolah umum yang menetapkan SPP bulanan, SLB Kuncup Mas tidak menentukan SPP bagi muridnya. Orang tua siswa diperbolehkan menentukan sendiri besar uang SPP bagi anak mereka. Bahkan, mereka ada yang tidak bisa membayar sama sekali.

Begitulah keadaannya. Sejak awal, ini kerja sosial. Jadi, kami menjalaninya dengan tulus tanpa memikirkan untung rugi, ungkapnya.

Sumber: (Mohamad Sobirin-20n)

http://www.suaramerdeka.com/harian/0308/28/dar38.htm

 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 

Hak Guna © 2009 Oleh SLB ABCD Kuncup Mas Banyumas - Indonesia
Design Oleh NURV-COM.